Selasa, 3 November 2026
ID EN AR
ID EN AR

MPM PWM Jateng: Terus Tumbuh, Anggota JATAM Tembus 2.683 Orang se-Jawa Tengah

Oleh adminMPM • • 2 Menit Min
MPM PWM Jateng: Terus Tumbuh, Anggota JATAM Tembus 2.683 Orang se-Jawa Tengah

MPM.MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah tercatat memiliki lebih dari 2.000 anggota Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM).

Fakta ini diungkap Ketua MPM PWM Jateng, Fatchur Rochman pada (31/10) dalam Konsolidasi Nasional (Konsolnas) 2026 MPM se-Indonesia yang digelar secara blended berpusat di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kota Yogyakarta.

Dalam sesi Sharing Session di Konsolnas itu, Fatchur menyampaikan berbagai capaian program yang ditetapkan Wilayah merujuk program Pusat. Salah satu yang menarik dari paparannya adalah jumlah anggota JATAM yang sudah tembus 2.000 orang.

“Dari data yang dikirim oleh teman-teman di JATAM, baik itu Daerah dan Cabang MPM sudah tercatat 2.683,” ungkap Fatchur.

Tak berhenti pada perekrutan dan pengukuhan, MPM PWM Jateng juga meningkatkan kualitas anggota JATAM dengan berbagai pelatihan. Salah satu pelatihan diadakan menggandeng Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jateng.

“Kemudian untuk pengembangan bisnisnya, kami prioritaskan yang diberikan oleh PWM Jawa Tengah adalah memasifikasi beras, sehingga kami berusaha untuk membuat ekosistem penjualan beras. Anggota JATAM itu merupakan produsen beras yang terstandar dan melakukan kontrak,” sambungnya.

Selain itu, untuk memperkuat ekosistem lalu lintas ekonomi dan bisnis, MPM PWM Jateng saat ini sudah menaungi enam koperasi JATAM, dan empat di antaranya sudah berbadan hukum.

Selain keanggotaan JATAM, MPM PWM Jateng juga berhasil melakukan Sekolah Kader Pemberdayaan Masyarakat (SEKAM) tingkat wilayah yang di beberapa titik di wilayah Jawa Tengah.

Dari beberapa SEKAM yang diselenggarakan itu, MPM PWM Jateng berhasil mengkader 300 an peserta yang berasal dari perwakilan MPM Daerah, sampai Cabang. Agenda SEKAM itu diselenggarakan secara sinergis dengan unsur Persyarikatan lain.

“SEKAM yang kami adakan di regional Pekalongan yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Brebes. Jumlah peserta dari target periode pertama, 350 peserta, terlaksana 304 peserta,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *